T


Profil

foto-1.jpg

PoroAhri

Profil Perusahaan

PoroAhri

Sinergi.png

PoroAhri

PT Krakatau Semen Indonesia KSI adalah perusahaan patungan yang didirikan oleh dua BUMN raksasa di Indonesia yakni PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/KS dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk/SMI. Perjanjian kerjasama pendirian perusahaan patungan (Join Venture Agreement) ditandatangani pada tanggal 20 Desember 2013. Kerja sama pembentukan perusahaan patungan ini merupakan wujud dari sinergi antar perusahaan BUMN dalam mengembangkan bisnis dan meningkatkan daya saing

Dengan berdasar pada Surat Edaran Menteri BUMN nomor SE-03/MBU.S/2009 dan MOU antara KS DENGAN SMI 20/12/2013 nomor : 22/DU-KS/Kontr/2013 dan 1372/HK-06/50000082/12.2013, KSI berdiri dengan akta notaris Jose Dima Satria nomor 40, tanggal 20 Desember 2013.

Struktur kepemilikan dibagi dua masing-masing 50% untuk KS maupun SMI, dengan menempatkan SMI sebagai pemegang saham pengendali karena memiliki kemampuan dan pengalaman dalam operasional Grinding Plant.

PoroAhri

Kepemilikan Saham

PoroAhri

shares.png

PoroAhri

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Sebagai BUMN dengan kepemilikan saham 80% RI dan 20% publik, didirikan pada 31 Agustus 1970 memanfaatkan berbagai fasilitas peninggalan Proyek Besi Baja Trikora, yakni pabrik kawat baja, pabrik baja tulangan dan pabrik baja profil. Proyek Besi Baja Trikora sendiri didirikan sekitar tahun 1960 era pemerintahan Orde Lama di jaman Presiden Soekarno. Proyek ini dimaksudkan sebagai fondasi pembangunan industri nasional yang tangguh dan mandiri.

Industri baja berkapasitas 3,25 juta ton pertahun ini memiliki jenis produk antara lain Pabrik Besi Spons, Billet Baja,  Baja Lembaran Panas, Baja Lembaran Dingin dan Batang Kawat serta Pabrik Pipa KHI. Melalui sepuluh anak Perusahaannya, Krakatau Steel sanggup melakukan diversifikasi usaha yang menunjang operasional Perusahaan, seperti produk baja bernilai tambah tinggi (pipa spiral, pipa ERW, baja tulangan, baja profil), industri utilitas (air bersih, tenaga listrik), industri infrastruktur (pelabuhan, kawasan industri), industri jasa teknik (konstruksi, rekayasa), teknologi informasi, serta layanan kesehatan (rumah sakit). Kesemua ini telah menjadikan KS sebagai satu-satunya Perusahaan baja yang terpadu di Indonesia.

Pada 10 November 2010, di tengah kondisi pasar yang masih bergejolak, PT Krakatau Steel (Persero) berhasil menjadi perusahaan terbuka dengan melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Merupakan Holding Company dari PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa dan Thang Long Cement Vietnam, diresmikan pada 7 Januari 2013. Perusahaan ini merupakan transformasi dari PT Semen Gresik (Persero) Tbk yang berdiri pada 7 Agustus 1957 merupakan BUMN pertama yang Go Public pada 8 Juli 1991 sekaligus BUMN pertama yang menyandang status Perusahaan Multinasional dengan akuisisi Thang Long Cement Vietnam pada tanggal 20 Desember 2012. Status kepemilikan saham 51,01% RI dengan 48,99% publik.

Kapasitas produksi SMI saat ini mencapai 31,8 juta ton semen pertahun dengan penguasaan pangsa pasar nasional sebesar 44%. Selain memiliki empat anak perusahaan di bidang persemenan, SMI juga memiliki puluhan anak perusahaan lain serta lembaga penujang seperti PT Varia Usaha, PT Swadaya Graha, PT Industri Kemasan Semen Gresik, PT United Traktor Semen Gresik, PT Kawasan Industri Gresik, PT SGG Energi Prima, PT SGG Prima Beton, PT Sistem Informasi Semen Indonesia, Koperasi Warga Semen Gresik (KWSG), PT Swabina Gatra, Rumah Sakit Semen Gresik, Dana Pensiun, lembaga pendidikan mulai dari Taman Bermain sampai Universitas yang bernaung dibawah Semen Indonesia Foundation dan sebagainya.

Kemampuan SMI terutama ditunjang fasilitas pendukung yang dimiliki antara lain 23 Packing Plant, 11 Pelabuhan Khusus dengan 361 lebih distributor beserta gudang penyangga yang tersebar di seluruh wilayah pemasaran produk Semen Indonesia Group. Saat ini SMI sedang menyelesaikan pembangunan dua pabrik baru masing-masing berkapasitas 3 juta ton semen pertahun di Padang Sumatera Barat dan Rembang Jawa Tengah. Tahun 2016 kapasitas produksi SMI mencapai 38 juta ton semen pertahun.

PoroAhri

Bidang Usaha

PoroAhri

gbfs.JPG

PoroAhri

Bidang usaha KSI antara lain perdagangan GBFS beserta produk turunan dan bahan semen lainnya dan industri manufaktur dengan menggiling GBFS menjadi GGBFS yang dapat memberikan nilai tambah dengan mengolah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) menjadi bahan non B3 yang ramah lingkungan. KSI juga memberikan alternatif bahan pencampur/komposit semen berkekuatan tinggi.

Kapasitas produksi Grinding Plant KSI 750.000 ton GGBFS dimana setengan dari kapasitas tersebut akan diserap oleh Semen Indonesia sebagai bahan pembuatan semen. Sisanya akan dijual untuk masyarakat umum.

PoroAhri

Nilai Investasi

Pembangunan Grinding Plant PT Krakatau Semen Indonesia menelan biaya sebesar 440 Milyar Rupiah dengan 30% dana internal dan 70% memanfaatkan fasilitas kredit perbankan.